Kalo I, temanku sewaktu masih kuliah S1, denger kalimat yang sama terucap pasti dia bakal ketawa kenceng-kenceng. Dulu aku paling sering mengucapkan kalimat itu di tahun-tahun terakhir kuliah. Entah kenapa si I ini hampir selalu ada di setiap milestone kehidupan kuliah S1-ku (a.k.a selalu bareng-bareng di satu kelompok ini-itu ;p), dan tiap kali si I bakal menimpali, "Ah, sok filosofis kamu!", sambil ya itu tadi, ketawa kenceng-kenceng. Secara dulu kuliah S1 lama banget, jadi berasa kok cepet ya waktu berlalu..
Kemarin, 22 September 2011, tepat 4 tahun kami mentas dari kawah Candradimuka, tempat kami dibimbing, dibina, diarahkan, dan dilatih untuk menjadi apa seharusnya kami. Enam tahun yang itu bukan waktu yang singkat, tapi ternyata gak terasa terlalu lama juga. Seperti normalnya kehidupan, ada banyak kenangan manis, ada banyak tawa, canda, dan ceria; tapi ga kalah banyak juga kenangan yang kurang menyenangkan, kesulitan, kesedihan, dan yah, tangis..
Dalam enam tahun itu:
- Untuk pertama kalinya tinggal sendiri a.k.a jadi anak kos, dan ternyata aku bisa dan bahkan sangat menghargai pengalaman tinggal sendiri ini
- Untuk pertama kalinya terekspos dengan kehidupan keras di ibukota (yaelaaa ;p), tersesat karena ga tahu jalan, tapi tetep akhirnya bisa kembali dengan selamat ;D
- Untuk pertama kalinya mendapat teman-teman dari ujung Barat sampai ujung Timur Indonesia
- Untuk pertama kalinya menyukai apa yang aku pelajari selama di kuliah S1 itu (Loh, jadi tadinya kenapa memutuskan ambil major itu? Duh, hehehe..) dan bener-bener menkmati proses belajar kala itu (haizz)
- Mendapat kesulitan finansial cukup besar, dan belajar berserah, dan belajar mengalami kebaikan dan pemeliharaan Tuhan secara khusus dalam hal ini.
- Berkenalan dengan P, teman yang dengannya aku punya "love and hate relationship", tapi yang juga menjadi sahabat terbaikku dan bersamanya kami belajar menjadi orang yang lebih baik
- Bertemu dengan K, jatuh cinta berat, tapi akhirnya patah hati berat juga.. ;p
- Berkenalan dengan Perkantas, dan mengalami banyak pembentukan dan pertumbuhan secara pribadi. Untuk pertama kalinya menyadari dan membuat keputusan terpenting dalam hidup. Untuk pertama kalinya menyadari makna dan tujuan hidup, dan mulai bisa melihat bentuk visi hidup yang tadinya ga jelas
- Berkesempatan bersosialisasi dengan teman-teman pelajar (dengan major yang sama) se-Indonesia
- Berkenalan dengan M, yang dengannya aku juga punya "love and hate relationship" tapi yang akhirnya juga menjadi salah satu teman terbaikku, hehe
- Berkesempatan ke Papua dan mengikuti summer school di sana bersama teman-teman dari USA. Untuk pertama kalinya memberanikan diri sharing dan meminta dukungan ke banyak orang untuk sesuatu yang aku sendiri inginkan (Kalo sharing dan meminta dukungan untuk sesuatu yang di luar diri kita sendiri kan biasanya jauuuuh lebih gampang..). Untuk pertama kalinya menyadari Papua itu CANTIK nian, dan menyadari betapa bedanya (untuk ga bilang betapa tertinggalnya) kota-kota di sana dengan di Jawa. Untuk pertama kalinya menyadari masih banyak PR yang harus dikerjakan pemerintah (dan juga kita, mungkin.. )
- Berkesempatan membantu pelaksanaan salah satu konferensi terbesar di Asia, yang akhirnya membawaku..
- Berkesempatan mejadi mahasiswa pertukaran pelajar di Jepang, dan pertama kalinya merasakan tinggal dan belajar di luar negri (woohoo!!)
- Berkenalan dengan Yayasan Suluh Kasih, dan akhirnya memutuskan menjadi sukarelawan di sana
- Untuk pertama kalinya beralih dari anak kos murni ke tinggal-bareng-temen2-dekat, dan mengalami dinamika tinggal bareng yang naik turun, tapi karenanya aku jadi belajar banyak (banget!!) tentang human-relationship, halah..
- Untuk pertama kalinya syok berat karena mendapat hasil belajar yang tidak diharapkan (dan ini ga murni karena aku ga berusaha, tapi ada faktor lain); belajar untuk mengatasi kekecewaan dan memaafkan meskipun harus menjalani konsekuensi pahit dan tidak adil yang mengikuti
- Menyadari apa yang sebenarnya ingin aku lakukan selanjutnya dan memutuskan bahwa aku ga akan berkarir dalam bidang yang aku pelajari (keputusan yang sulit!) tapi dalam bidang lain yang sedikit berbeda
- Berhasil menyelesaikan kuliah dan mengakhiri dengan janji suci yang semoga bisa aku tepati selama aku masih hidup..
Dan 4 tahun sesudahnya pun masih penuh dengan pembelajaran..
- Pertama kalinya mendapat rejeki cukup besar dari hasil keringat sendiri, dan memakainya untuk.. backpacking dong!! Haha.. Waktu itu aku menetapkan hati ke Bali dan Bromo, dan sangat-sangat menikmati perjalanan yang disponsori diri sendiri itu, hehe
- Berhasil mengikuti dream-training, yang memberiku kesempatan menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Kalimantan. Menyadari bahwa Kalimantan juga CANTIK.. Bertemu dengan orang-orang yang sangat mengagumkan, yang meskipun bukan orang Indonesia tapi memiliki passion untuk Indonesia dan melakukan sesuatu yang nyata untuk Indonesia. Kalau ingin tahu, bisa teman-teman lihat di sini, di sini, atau di sini.
- Mengalami kekecewaan berat karena ga berhasil mendapat pekerjaan yang aku inginkan, dan menjalani 2 tahun selanjutnya mengerjakan apa yang tidak aku suka (dengan pendapatan yang minim, dan ternyata sangat menyiksa!!)
- Bertemu L yang sama-sama suka backpacking, merencanakan dan mengeksekusi dream-trip kami ke Karimun, yang juga membawa berkah memperkenalkan kami dengan komunitas backpacker
- Bertemu dan jalan-jalan hampir tiap weekend dengan teman-teman Share Traveller ke tempat-tempat eksotis di Indonesia
- Berkenalan dengan komunitas Alone With God, yang menolong aku untuk setiap kali berhenti, menarik diri dari kehidupan, mensyukuri apa-apa yang Tuhan sudah anugerahkan dalam hidup dan mengatur hidup agar selalu seimbang
- Mengatur strategi masa depan (haizz ;D), mulai mendaftar ke beberapa universitas dan beasiswa. Sedih karena ga berhasil mendapat beasiswa yang aku inginkan, dan belajar mengatasi lagi-lagi, kekecewaan yang melanda.. Mendorong diri sendiri untuk tetap semangat, dan.. akhirnya mendapatkan beasiswa ke Jepang!! Yihaaa
- Mengambil jatah cuti sekaligus dan memutuskan kembali ke sini untuk menjadi sukarelawan, dan mendapatkan banyak pelajaran berharga. Hmm, selalu tiap kali ketika aku ingin memberi, justru akhirnya aku menerima banyak..
- Bersama L dan E mengeksekusi crazy trip kami ke Vietnam dan Kamboja (Yihaaa!!)
- Memulai kehidupan baru sebagai mahasiswa di Jepang, dan lagi-lagi mengalami banyak pembelajaran hingga saat ini..
Hmm, banyak kekecewaan tapi ternyata banyak suka-nya, dan aku bersyukur karena setelah sok berefleksi ini aku menyadari aku ga menyia-nyiakan 4 tahun itu begitu saja. Sejauh ini aku berhasil mengarahkan hidupku ke tujuan yang aku mau. Meskipun aku tidak berkarya seperti yang teman-teman sejawatku kerjakan, dan banyak yang mempertanyakan keputusanku untuk mempelajari apa yang aku pelajari sekarang (yang agak menyimpang dari apa yang aku pelajari sebelumnya, dan yang membuat banyak orang meragukan kepastian karir dan finansial sesudahnya), tapi aku menikmati dan semakin yakin memang ini yang aku ingin kerjakan dalam hidupku. Lagipula, justru karena aku mempelajari apa yang aku pelajari sebelumnyalah yang membuat aku ingin mempelajari apa yang aku pelajari sekarang (haha, ribet yeee). So , happy 4th anniversary for me and my friends!!!
Dan saat ini, 6 bulan sebelum aku mengakhiri yang dua tahun di sini, aku kembali diperhadapkan pada pertanyaan yang sama, "What's next?". Aku merasa seperi berada (lagi-lagi) di persimpangan jalan. Aku masih merasa butuh untuk belajar lebih, tapi belum bisa memutuskan apakah akan belajar secara formal di institusi pendidikan atau secara praktis melalui pekerjaan. Aku juga masih ragu-ragu, apakah akan kembali ke Indonesia atau ke tempat lain. Di pihak lain, aku juga sudah merasakan kebutuhan untuk bertumbuh dalam hubungan (haizz..) yang serius, tahu maksudku kan *blushing*, dan punya keluarga sendiri (Ah, dilema perempuan!!). Yah, saat ini aku cuma bisa berdoa dan terus mencari jawab. Semoga apapun keputusanku nanti, itulah yang terbaik. Amin!!!
PS: Postingan kali ini sekaligus memeriahkan 'Thursday Thanksgiving' yang diidekan Kak Shinta. Kalo teman-teman pengen baca cerita2 yang lain, silakeun berkunjung ke sini.












wah, sudah 4 tahun ya.. banyak banget petualangannya ... keep on going ya .. sukses selalu ...
ReplyDeletebtw, itu silhoutte-nya keren banget :)
Thx Winnie, sama-sama semangat ya!! :)
ReplyDeleteIya, itu siluet pas di Angkor, tempatnya emang cantik buat foto-foto Win..
banyak banget pengalaman yang dilalui ya.. ok banget tuh.. berarti gak menyia2kan hidup.. :)
ReplyDeletehidup itu pilihan... di segala persimpangan, kita punya hak buat milih.. pilihlah yang terbaik :)
ReplyDeleteBertemu dengan K, jatuh cinta berat, tapi akhirnya patah hati berat juga.. ;p
ReplyDeletepatah hati: penyebab seseorang pergi mengarungi dunia untuk mencari jati diri.
hahaha. sejauh yg aq paham :p
@ Merliza: bener banget, Mer! makanya aku bingung nih memutuskan manakah yang terbaik..
ReplyDelete@ Oom Gema: hahaha.. itu bukan alasanku ke sini loh ;p Tapi mungkin itu alasan Oom Gema sekolah lagi? hihihi, peace!!!
oh, sy pure mau upgrade ilmu kok fin.
ReplyDelete*ngeles wkwkwk*
Just figured out that you've been to Bethesda of Serukam too!! When?
ReplyDeleteAnyways, banyak banget yg udah dilalui, and through it all God is faitful. =) Praise His glorious Name =)
Thanks for joining in Thanksgiving Thursday yach.. Jangan bosan2 lho =D
@ Kak Shinta: Tahun 2007 akhir Kak ke Serukam-nya. Aku tahu blog kakak kan juga dari temen2 di sana. Yup2, He's been good and faithful to me, smoga aku juga tetep setia.. :)
ReplyDeleteand show will keep go on..
ReplyDeleterefleksi yang keren
eh ternyata dilema lelaki juga loh Fin =D
ReplyDelete@ Rio: Thank you :)
ReplyDelete@ Piki: Iya, tah? :D