Saturday, June 12, 2010

Starting Anew

Dua bulan sudah aku berada di tempat yang baru. Yah, lebih beberapa hari tepatnya. Tadinya aku pikir aku baik-baik saja, tapi sebetulnya tidak. Maksudnya, aku pikir, aku akan bisa melewati masa adaptasi di Jepang dengan baik, karena toh aku sudah terbiasa tinggal jauh dari keluarga, sudah biasa tinggal berpindah-pindah tempat.. Tapi ternyata bagaimana pun kepindahan ke Jepang ini agak berbeda.

Yang tak pernah terpikir sebelumnya adalah mengenai faktor bahasa. Dulu, aku pikir karena aku senang berteman dengan orang dari kebudayaan yang berbeda (maksudnya orang asing) maka aku tidak akan sulit mendapat teman dan bergaul dengan mereka. Well, memang benar aku tidak kesulitan mendapat teman. Tapi menjadi teman dalam arti sebenar-benarnya, sampai bisa curhat dan mengekspresikan perasaan ternyata belum. Yang menjadi kunci adalah bahasa. Tidak mudah mengungkapkan perasaan ketika ada keterbatasan bahasa. Aku jadi sangat kangen pada teman-teman di Jakarta. Memang saat ini teknologi memungkinkan kita bisa chatting, atau malah video call. Tapi tetap saja rasanya beda. Dan akibatnya, kadang-kadang aku merasa sangat kesepian.

Yang kedua adalah mengenai kuliah. Tak pernah terpikir kalau ternyata kuliahku akan sesusah ini. Banyak hal baru yang aku harus pelajari, dan kadang-kadang jadi ga sabar sama diri sendiri. Setiap minggu sibuk mengerjakan tugas, bahkan sering sampai harus menunda tidur. Rasanya capek.

Masih ada faktor-faktor lain yang memperburuk mood, tapi kedua hal di atas yang paling dominan. Aku jadi gampang mengeluh, berkeluh kesah, dan jatuh dalam mengasihani diri sendiri.. Tapi terus-terusan begitu juga tidak enak. Dan aku berjanji pada diri sendiri untuk keluar dari situasi yang tidak menyenangkan itu.

Hal pertama yang mungkin harus aku lakukan adalah bersyukur.. Ini hal penting yang aku sering lupakan. Banyak sekali berkat yang sudah aku terima, dan sebenarnya tidak ada alasan untuk berkeluh kesah. Yang kedua, rasanya aku mesti punya sikap "mau belajar". Dengan begitu, aku akan lebih rela ketika menghadapi situasi yang sulit, dan menganggapnya sebagai kesempatan untuk belajar. Yang terakhir dan yang paling penting, belajar bersandar pada Tuhan.

Semoga aku mampu menjalani hari-hariku di sini dengan lebih baik yaaa :)

3 comments:

  1. Ngetes comment nih.. semoga bisa ^^

    ReplyDelete
  2. Haiiii....
    saya tuh selalu iriii dengan teman2 yg bisa nglanjutin studi ke LN, apalagi pake jalur beasiswa. Sepertinya saya tidak sepintar itu :(
    Jadi, karena kamu sudah ada di jalur yang diimpikan oleh ratusan orang lain, selalu berusahalah untuk memberikan yang terbaik. Kamu dipilih karena kamu luar biasa, dan kamu pasti bisa.
    Selalu semangat ya :D

    ah ya, curhat di blog itu sangat membantu loh. Kamu bisa menumpahkan unek2 dalam bentuk tulisan, merasa lebih lega setelah menulis, plus bonusnya curhatan kamu dibaca dan dapat komentar positif.
    Semoga membantu ;)

    ReplyDelete
  3. Wah, makasih banyak ya Ros, sangat membantu tentu supportnya ^^
    Btw aku ga sepintar itu loh, makanya sebenernya ini blessing aku bisa dapat kesempatan sekolah di sini.. Dan harus disyukuri, satu hal yang seperti aku bilang, sering aku lupakan ;p

    ReplyDelete

I don't hate comments, so don't hesitate to leave some ^^