Sejak awal Juli, lantai dasar asramaku meriah dihiasi ranting-ranting bambu kering. Wah, pasti ada sesuatu nih.. Ditambah lagi di bawah hiasan bambu-bambu itu disediakan kotak berisi potongan kertas (tanzaku), pulpen, tali rafia, dan catatan kecil yang intinya mempersilakan penghuni asrama untuk menuliskan permohonan di kertas dan menggantungkannya di ranting bambu.
Ternyata, tiap tanggal 7 Juli dirayakan di Jepang sebagai Tanabata atau Star festival. Menurut Wikipedia, Tanabata diperingati untuk merayakan pertemuan sepasang kekasih Orihime (Vega) dan Hikoboshi (Altair). Menurut legenda, kedua kekasih itu dipisahkan karena setelah keduanya bertemu dan saling jatuh cinta, mereka melalaikan pekerjaan masing-masing. Milky Way (Bima Sakti dalam bahasa Indonesia), sebuah sungai yang terbuat dari bintang-bintang dan melintasi langit, memisahkan kedua kekasih itu, dan mereka diijinkan bertemu hanya sekali setahun pada hari ke-7 dalam bulan ke-7.
Membaca legenda itu aku jadi penasaran, bintang Vega dan Altair itu memang benar ada atau ga, ya? Dan apa memang kedua bintang itu bersimpangan tiap tanggal 7 Juli?
Masih menurut Wikipedia, orang-orang Jepang modern merayakan Tanabata dengan menuliskan permohonan mereka, kadang-kadang dalam bentuk puisi, pada tanzaku (potongan kertas), dan menggantungkannya di ranting bambu. Kadang-kadang bambu ini kemudian dihanyutkan di sungai atau dibakar pada hari berikutnya. Menurut kepercayaan, permohonan yang dibuat pada malam Tanabata akan terkabul.
Selain dekorasi bambu, ada satu lagu tradisional yang biasa dinyanyikan pada saat Tanabata. Lagunya seperti ini..
Karena berada di Jepang, pastinya aku ga mau ketinggalan ikut merayakan. Apalagi aku suka sama yg berbau-bau "making a wish" begini, hehe.. Apa permohonanku? Mmm, rahasia dong! :)
Altair & Vega beneran ada. Soal tgl ktemuannya sih blm tau... ^^
ReplyDeleteIn The Name of God meaningful, tp beurat (apalagi ditonton mlm2). G jd mikiiiir....
Cobain The Greatest. Meaningful jg kok.
Ho-oh, kayae di salah satu syair lagu anak-anaknya Sherina, ada Vega disebut-sebut deh.. Ttg filmnya, ok deh, ntar aku coba nyari. Tapi bagus kan, In The Name of God? ^^
ReplyDeletewah, seru juga nih.
ReplyDeleteMasyarakat Jepang adalah manusia modern, tapi ternyata masih mempercayai hal-hal kuno warisan nenek moyang. Inilah masyarakat modern yang tetap melestarikan budayanya. Kalau, kita, Indonesia? Entahlah...
ReplyDeleteSalam,
ALRIS
http://PakOsu.wordpress.com/
Aaaaa aku suka lagunya. Judulnya apa ya? :D
ReplyDeleteBtw, salam kenal :D Oia, boleh izin tukeran link? ^^
Regina
jadi penasaran wish nya kamu apa yah :D
ReplyDeleteKalau Riku : Supaya bisa diet
Kalau Kai: Supaya bisa jadi Mebius
Mamanya: Supaya dapet duit banyak hahahhaa
EM
@ Fanny: Iya, seru. Nanti tgl 18 Juli malah ternyata bakal ada perayaan khususnya di asramaku ^^ Makasih udah mampir..
ReplyDelete@ Alris: Ya, begitulah Jepang, modern banget tapi masih memegang tradisi ^^
@ Regina: Waduh, judulnya apa ya? Mesti search di google lagi nih, haha.. Iya, boleh, mari kita tukeran link ^^
@ Mbak Imel: Wah, ada Mbak Imel ^^ Makasih udah mampir.. Haha, aku juga mau dong dapet duit yang banyak ;p Btw itu permohonannya Kai kira2 bisa terkabul ga ya? Hihihi
kalo sama bintang jatuh ampuh mana dalam mengabulkan permintaann???^^
ReplyDeleteHahaha.. Belom tahu nih, nanti kita lihat ya, lebih ampuh yang mana ;D
ReplyDeletedi jepang itu rasanya sering ada festival2 ya.. iya gak sih? :D
ReplyDeleteYup, kayanya ada aja yang dirayain, seru juga sih :) Mbak Imel tuh yang lebih tahu, udah lama banget tinggal di Jepang..
ReplyDeleteHuhuhu...padahal ngarep bakal ada foto pohon super gede, pake lampu kerlap-kerlip, trus banyak kertasnya gitu. (saya kebanyakan nonton kartun ya).
ReplyDeleteHahaha, iya nih, bambunya kurang meriah ya? Ntar komplainnya disampaikan ke para RA di sini deh ;p Perayaan yg gedenya tgl 18 besok, nanti aku pajang deh foto2nya :)
ReplyDelete