Friday, May 7, 2010

Health Promotion

Today's lecture from Jimba sensei was about Health Promotion, and he showed us these interesting illness warning which could arise from smoking..

This is the front part of the cigarette packing. It looks like any other normal cigarette packing, right?

And this is the back side, showing one of the fatal impacts of cigarette smoking

Usually the warning will be just few sentences posted at the side of the packing. But these warnings (there are many other pictures, but I haven't been succeeded to upload them) are clearly illustrated to attract smoker's attention, what a creative way!

4 comments:

  1. Denger" di aturan yang baru (kalo ga di UU Tembakau, di UU Kesehatan tuw Fin)pengusaha rokok uda ga wajib mencantumkan bahasa rokok pada kemasan rokok

    (T-T)

    hiks...
    ayo Fin... mulai pikirin kalo kamu ntar jadi Menkes, mo digimanain tuw ;)

    ReplyDelete
  2. Mosok sih? waa, baru denger nih..

    ReplyDelete
  3. salam kenal mba herfina (umurnya berapa sih?panggil nama aja kali ya..)

    iya peringatan bahaya merokok di kemasan rokok di indonesia mah seuprit,,,

    itu juga bakalan kebaca klo matanya masih bener, buat yg matanya siwer mah kaga ngaruh,,,

    kemaren baru nongton di tv liputan rokok di singapura, pemerintahnya preventif banget :

    1.larangan merokok di tempat ber-ac, klo mo merokok di ruang terbuka, itupun tempat2 tertentu ajah. klo melanggar ada kamera pengintai, dan ciiiiiit, polisi langsung dateng deh untuk nilang dengan denda yang maknyos..(canggih ya..)

    2. rokok dijual hanya untuk orang berumur 18 apa 21 tahun gt..(lupa, nontonnya sambil ma'em sih..;p)

    3. rokok dipak dalam jml 26 pcs, jadi ga dijual ketengan

    4. dan yg terakhir sama tuh kaya' yg di atas, ada peringatan yg cukup besar dan jelas disertai gambar di bagian atas tutup rokok, jadi klo anak di bawah umur, udah serem duluan ngeliatnya..

    wah ko jadi panjang ya,,maap, di indonesia baru aja diperingati hari tanpa tembakau, jadi masih berapi-api nih,,hehehe, merdeka!!

    ReplyDelete
  4. Wah, makasih sharing infonya Mbak Fatma ^^ Saya baru kali itu ngliat kemasan rokok dengan peringatan segede kemasannya, makanya langsung posting (norak banget deh, hehe). Ternyata di Singapur juga begitu ya. Btw salam kenal juga Mbak Fatma. Penggiat anti tobacco juga nih? :)

    ReplyDelete

I don't hate comments, so don't hesitate to leave some ^^