Saturday, May 15, 2010

Memoirs of Geisha

Aku membaca buku Memoirs of Geisha untuk pertama kali sekitar 5 tahun lalu, sewaktu mengikuti progam pertukaran pelajar ke Jepang, karena direkomendasikan oleh seorang kawan (dan sebenarnya buku itu juga hadiah dari kawan tersebut ;p ). Karena memang tertarik pada segala hal menyangkut kebudayaan, aku menikmati sekali membaca buku itu. Dan setelah difilmkan tentunya tidak melewatkan menonton filmnya juga. Aku terkesima melihat setting filmnya yang cantik banget. Meskipun pada kunjungan pertama ke Jepang itu aku sudah sempat jalan-jalan ke Kyoto yang menjadi latar belakang cerita Memoirs of Geisha, dan jatuh cinta seketika, tapi melihat filmnya aku jadi semakin jatuh cinta pada Kyoto dan berjanji suatu saat akan kembali lagi ke sana.

Belakangan aku baru tahu, ternyata hampir semua pelaksanaan produksi film ini dilakukan di Amerika karena alasan biaya! Berikut adalah kutipan keterangan dari Wikipedia menyangkut lokasi pembuatan film ini, "It was decided by the producers that contemporary Japan looked much too modern to film a story which took place in the 1920s and '30s and it would be more cost-effective to create sets for the film on soundstages and locations in the United States, primarily in California. The majority of the film was shot on a large set built on a ranch in Thousand Oaks, California which was a detailed recreation of an early twentieth-century geisha district in Kyoto, Japan. Most interior scenes were filmed in Culver City, California at the Sony Pictures Studios lot. Other locations in California included San Francisco, Moss Beach, Descanso Gardens in La Cañada Flintridge, Sacramento, Yamashiro's Restaurant in Hollywood, the Japanese Gardens at the Huntington Library and Gardens in San Marino, Hakone Gardens in Saratoga, and Downtown Los Angeles at the Belasco Theater on Hill Street." Lokasinya boleh saja palsu, tapi hasilnya tetap saja mengagumkan. Ga salah kalau kemudian film ini menang beberapa Oscar, antara lain untuk Best Achievement in Art Direction dan Best Achievement in Cinematography.

Salah satu setting yang aku suka banget dalam film Memoirs of Geisha adalah yang ini:
Ini adalah gerbang bertumpuk (torii) menuju kuil Funishi Inari Taisha, dan untuk setting yang ini ternyata memang diambil di lokasi yang sebenarnya di Kyoto.. Cantik, kan? Sayangnya waktu aku ke Kyoto dulu tidak sempat ke sini.

Nah, beberapa waktu lalu aku jadi teringat kalo aku masih menyimpan keinginan ke Kyoto gara-gara membaca posting Mbak Imel yang ini. Di situ Mbak Imel menaruh gambar torii menuju sebuah kuil yang ada di Saitama. Meskipun belum sempat ke Kyoto, tapi seenggaknya aku udah foto di depan torii yang ini di Ueno:
Kapan ya bisa jalan-jalan ke Kyoto lagi? Mmmm..

2 comments:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

I don't hate comments, so don't hesitate to leave some ^^