Wednesday, May 19, 2010

Make a Wish (Dare to Dream)

Tahun lalu, aku pernah membuat posting tentang dream, yang sebenarnya aku ambil dari buku Paulo Coelho yang berjudul "By the River Piedra I Sat Down and Wept". Waktu itu aku sedang bergumul tentang kerinduanku untuk melanjutkan pendidikan dan sangat bersedih karena aplikasiku untuk beberapa sekolah (dan beasiswa) ternyata ditolak. Seperti biasa, karena aku orangnya mellow, aku jadi jatuh dalam mengasihani diri sendiri. Nah, kutipan dari buku karya Paulo Coelho itulah salah satunya yang membuat aku kembali berani untuk bermimpi dan mencoba beberapa kesempatan yang ada.

Beberapa bulan kemudian, aku kembali membuat tulisan tentang dream, kali ini tentang dream yang akhirnya terwujud. Waktu itu aku baru kembali dari perjalanan ke Ujung Kulon. Pada satu malam kami tidur di udara terbuka dan untuk pertama kalinya aku bisa melihat bintang jatuh. Luar biasa sekali malam itu karena bintang jatuhnya banyak sekali. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan dan mulai "making a wish" (making wishes, hehe). Karena kan mitosnya, kalau kamu mengucapkan impianmu pada saat ada bintang jatuh, maka impianmu akan terwujud.. Nah, entah mitos itu benar atau tidak, tapi sepulang dari perjalanan itu beberapa impianku memang terkabul, diantaranya kesempatan untuk sekolah lagi :).

Ngomong-ngomong soal impian, saat ini aku memiliki beberapa impian lagi yang aku sangat ingin bisa tercapai. Mengkaitkannya dengan mitos-mitos agar impian terkabul, di Jepang ada beberapa mitos tentang itu. Yang pertama adalah ini:
Katanya nih, kalau kita bisa menangkap 3 buah kelopak bunga sakura yang sedang berjatuhan, maka impian kita akan terwujud. Nah, ini adalah foto 3 buah kelopak bunga sakura yang berhasil aku tangkap di Shinjuku Park.

Lalu yang kedua adalah ini:
Di kuil-kuil di Jepang kita akan selalu mendapati tempat dimana orang-orang bisa menaruh sesuatu yang menggambarkan harapannya, dalam bentuk apapun. Nah ini adalah foto 1000 (mestinya 1000) burung-burungan kertas yg ditaruh seseorang di sebuah kuil di Ueno. Menurut mitos Jepang, kalau kamu bisa membuat 1000 burung-burungan kertas dan menggantungkannya, maka impianmu akan tercapai.

Tentunya masih banyak mitos-mitos sejenis, antara lain yang aku ingat adalah membuat 1000 bintang-bintangan kertas. Aku tidak percaya pada mitos, tapi buat aku sendiri hal-hal itu adalah ungkapan doa. Ketika making a wish saat ada bintang jatuh, making a wish saat berhasil menangkap mahkota bunga sakura, atau making a wish sambil membuat burung-burung atau bintang-bintang kertas, aku mengungkapkan harapan dan impianku pada Tuhan. Masalah terkabul atau tidak, kembali lagi pada esensi doa itu sendiri, menyamakan kehendak kita dengan kehendak Tuhan. Jadi bagiku, let the will of God happens..

Baru-baru ini aku merasa putus asa dengan impian-impianku sendiri. Rasanya seperti tidak mungkin terwujud. Lalu pagi ini aku membaca artikel ini. Kebenaran yang ada dalam tulisan itu membuat aku kembali mampu bermimpi.. Yah, bermimpi memang sulit, tapi ketika impian itu tercapai rasanya manis sekali. Mau dan beranikah kamu bermimpi?

7 comments:

  1. how encouraging..let God's will be our dream :)

    ReplyDelete
  2. Wah, salam kenal Bang Iwan, makasih sudah mampir dan memberikan komentar ^^ Temennya
    Saya tak blog-walking dulu ke tempat Bang Iwan, hehe..

    ReplyDelete
  3. Makasih Karina ^^ Selamat ya udah diterima di programnya.. Ganbatte kudasai!

    ReplyDelete
  4. klo aku make a wish nya yang bikin bangau dari kertas itu....

    ReplyDelete
  5. sedang berusaha utk bertahan fin..thanks udah ingetin ttg mimpi..bermimpilah, dan tuhan akan merangkum mimpi2mu dlm tangan kasihnya :) hiks..rasanya dah mau nangis terus

    ReplyDelete
  6. @ Buy camera: Hehe, asik dong bikin prakarya..
    @ Kak Sisca: Semangat Kak Sisca!! In time you will be able to handle it ^^ Lean on Him and be strong ok!

    ReplyDelete

I don't hate comments, so don't hesitate to leave some ^^