Menurut kamus online Merriam-Webster, salah satu arti dari passion adalah "a strong liking or desire for or devotion to some activity, object, or concept". Kalau dibahasa-Indonesiakan artinya kira-kira keinginan atau kecintaan yang kuat atau pengabdian kepada suatu aktivitas, obyek, atau konsep tertentu.
Dalam hidupku, aku punya banyak contoh orang-orang yang melakukan sesuatu karena kecintaan mereka terhadap apa yang mereka kerjakan, dan bukan karena terpaksa atau sekedar mengejar harta atau nama. Ada dua orang yang akhir-akhir ini sering terpikir karena apa yang mereka kerjakan sekarang membuat aku semakin kagum. Yang satu kakak kelasku dari SD, meskipun aku baru mulai kenal dan akhirnya dekat setelah di SMP. Yang satu lagi adalah teman dari kelompok teater semasa di Jogja dulu. Yang pertama adalah seorang dokter yang sekarang bekerja untuk sebuah NGO internasional berhaluan medical relief, dan yang seorang lagi sedang belajar membuat music score untuk film.
Bercerita sedikit tentang mereka.. Kakak kelasku ini memang sedari dulu memiliki pemikiran yang agak lain. Ketika bekerja, biasanya orang berorientasi pada uang. Tapi kakak kelasku ini selalu berusaha agar apa yang dia lakukan benar-benar suatu hal yang berguna dan memberikan dampak untuk orang lain, meskipun mungkin secara finansial tidak menguntungkan. Banyak orang yang terus mempertanyakan pilihan-pilihannya. Saat ini dia bertugas di sebuah rumah sakit di suatu daerah konflik di suatu negara.
Temanku.. Aku selalu kagum pada orang ini, dan juga keluarganya. Banyak orang yang masih berpikir, termasuk orang tuaku, bahwa musik dan segala macam seni tidak bisa dijadikan pegangan hidup. Tapi keluarga temanku ini memberikan dukungan penuh ketika dia memutuskan masuk sekolah kejuruan musik. Aku menyaksikan sendiri bagaimana keluarganya habis-habisan mendukung dia untuk sukses dan berkarir dalam musik. Anugerah talenta bermusik yang dia miliki juga tidak disia-siakan, dan seringkali akhirnya dia keluar sebagai "the outstanding". Cita-citanya adalah menjadi komposer untuk musik film. Dia konsisten dalam mengejar cita-citanya, dan saat ini dia terpilih sebagai salah satu intern di Hollywood.
Kedua orang ini, tanpa adanya passion terhadap apa yang mereka kerjakan, tentu tidak akan menjadi seperti mereka saat ini. Meneladani kedua orang ini, aku pun selalu berusaha untuk melakukan sesuatu karena passion. Namun dengan begitu banyaknya godaan dan tantangan kadang pilihan-pilihanku goyah, dan aku mulai malas serta tidak memberikan yang terbaik. Tapi ingatan akan mereka membuatku kembali bersemangat dan termotivasi. Semoga aku juga konsisten dan terus memiliki semangat juang yang sama dengan mereka. Semoga!
No comments:
Post a Comment
I don't hate comments, so don't hesitate to leave some ^^